Home Top Ad

Cara Wanita Mempermainkan Pikiran Pria

Share:
Sudah umum diketahui bahwa wanita adalah jagonya 'mind game' atau permainan pikiran. Seringkali wanita melakukan beberapa hal untuk mempermainkan pikiran pria, seperti beberapa hal berikut ini.



1. Permainan 'menunggu'
 
Untuk urusan berdandan, wanita selalu bisa membuat pria menunggu lebih lama. Meski ini adalah kebiasaan mereka, terkadang wanita juga senang membiarkan pria menunggu mereka sebelum melihat hasil dandanan mereka yang cantik. Pria yang menunggu tak hanya membuat wanita merasa lebih penting, tetapi juga dominan dalam hubungan tersebut.


2. Permainan 'umpan'
 
Permainan ini biasa dilakukan wanita di usia 20 - 30an. Wanita akan bertanya mengenai hal yang sulit dijawab oleh pria, misalkan pertanyaan klasik seperti "Apakah aku terlihat gemuk?" Jika pria menjawab "Iya," wanita akan marah-marah. Namun jika pria menjawab "Tidak," mereka akan terus bertanya atau menganggap pria tidak peduli dengan penampilan mereka.


3. Permainan 'jual mahal'
 
Ini adalah permainan yang dimainkan setiap wanita di umur berapapun. Biasanya permainan ini dilakukan saat awal hubungan romantis. Wanita akan bersikap jual mahal jika mereka ingin mengusir pria tersebut secara halus atau untuk mengetes kesungguhan pria dalam mendapatkan cinta mereka.


4. Permainan 'bodoh'
 
Kebanyakan wanita melakukan permainan ini, yaitu berpura-pura bodoh. Meski mereka pintar dalam matematika, mereka akan pura-pura tak tahu dan bertanya pada pria. Begitu juga dengan hal-hal praktis lain seperti menyambungkan kabel internet, membetulkan televisi, komputer, dan lainnya.

Beberapa hal di atas adalah cara wanita bermain-main dengan pria. Beberapa dilakukan hanya untuk bersenang-senang dan lebih dekat dengan pria yang mereka sukai. Namun yang lainnya dilakukan sebagai tantangan bagi pria tersebut. 

Bagaimana pendapat Anda?


No comments

Setiap komentar Anda sangat berarti sekali untuk Blog Efriaman agar bisa menjadi lebih baik kedepannya. Berkomentarlah dengan baik demi kenyamanan bersama.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel-artikel dan tulisan di Blog Saya ini.

Peringatan! Saya tidak pernah melarang untuk menggunakan pengguna Anonim namun setidaknya gunakanlah akun Anda atau minimal nama dan URL. No SARA, SPAM dan Sejenisnya !!